Silabus S-1 PGSD

SILABUS DAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Pembelajaran Bahasa Indonesia

(Membaca dan Menulis: Teori dan Praktek)

Bobot SKS : 2

—————————————————————————–

SILABUS MATA KULIAH

DAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN

MEMBACA DAN MENULIS: TEORI DAN PRAKTEK

1. Identitas Mata Kuliah

Mata Kuliah                                   : Membaca dan Menulis di SD: Teori dan Praktek

Kode Mata Kuliah                        : PGSD4001

Jumlah SKS                                   : 2 SKS

Semester                                        : V

Kelompok Mata Kuliah             : Program Studi

Jenjang / Program Studi          : S1 / PGSD

Prasyarat                                        : —

Dosen                                            : Sujak, S.Pd., M.Pd.

2. Tujuan

Setelah berpartisipasi aktif dalam mata kuliah ini, mahasiswa calon guru sekolah dasar:

(1) memahami cara meningkatkan kemampuan membaca dan menulis;

(2) dapat merancang pengajaran membaca dan menulis berdasarkan tema-tema unit terpadu;

(3) dapat melaksanakan pengajaran membaca dan menulis lanjutan

(4) dapat mengevaluasi pengajaran membaca dan menulis lanjutan

(5) tanggap terhadap kebutuhan individual murid dalam materi membaca dan menulis

3. Deskripsi Isi

Dalam perkuliahan ini mahasiswa dilatih mengajarkan keterampilan membaca dan menulis di sekolah dasar. Konsep keterampilan berbahasa menyangkut membaca dan menulis yang telah disampaikan pada perkuliahan Pendidikan Bahasa Indonesia di Kelas Rendah, perkuliahan Pendidikan Bahasa Indonesia di Kelas Tinggi diperdalam dan diperluas pada perkuliahan Membaca dan Menulis di SD, Teori dan Praktek ini. Indikatornya ialah peningkatan kemampuan membaca, di antaranya dengan teknik membaca cepat, membaca intensif, membaca ekstensif, strategi membaca (KWL, ICOLA, DRTA), membaca skiming (skimming) dan skaning (scanning), survey-question-read-recite-review (SQ3R), kemampuan efektif membaca, keterbacaan dan model-model membaca (bottom-up, top-down, interactive). Perkuliahan juga berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas bahan bacaan dengan cara merambah tema-tema baru (misalnya teknologi internet, telepon selular, biofuel, otomotif dan lain-lain) maupun memperbanyak jumlah bacaan dari satu paragraf menjadi beberapa paragraf sampai pada beberapa halaman. Perkuliahan juga mengkaji kompetensi membaca dan menulis yang dapat dinilai. Dengan demikian, perkuliahan ini pun membahas penilaian karangan dari sisi gramatikal dengan analisis wacana. Perkuliahan ini pun membahas strategi pembelajaran membaca permulaan (misalnya strategi dia tampan). Penilaian perkuliahan ini berdasar pada pengetahuan ihwal teori dan praktek pengajaran keterampilan membaca dan menulis. 3

4. Pendekatan dan Metode Pembelajaran

Pendekatan dan metode pembelajaran diserahkan kepada pengajar dengan meninjau kurikulum di sekolah dasar (kurikulum tingkat satuan pendidikan).

5. Kriteria Evaluasi

(1) Kehadiran: minimal 80%

(2) Tugas

(3) Penyajian dan diskusi

(4) Batas Lulus: PAP 75%

(5) UTS

(6) UAS

Evaluasi akhir berkenaan dengan kompetensi dan performansi berkenaan dengan tujuan pembelajaran khusus dan pokok bahasan. Yang turut menjadi syarat kelulusan mata kuliah ini di antaranya (1) kehadiran, (2) laporan buku, (3) makalah kelompok dan / atau individu (4) penyajian dan diskusi, (5) ujian tengah semester, dan (6) ujian akhir semester.

GBPP (Garis Besar Program Perkuliahan)

Pertemuan Topik Inti
Pertemuan 1 memahami dan mengajarkan konsep membaca lanjut
Pertemuan 2 melatihkan teori skiming
Pertemuan 3 melatihkan teori skaning
Pertemuan 4 melatihkan teori SQ3R
Pertemuan 5 Strategi ICOLA
Pertemuan 6 Strategi KWL
Pertemuan 7 Strategi membaca permulaan
Pertemuan 8 UTS
Pertemuan 9 melatihkan menulis (kalimat)
Pertemuan 10 melatihkan menulis kalimat majemuk
Pertemuan 11 melatihkan pola kalimat
Pertemuan 12 melatihkan menulis paragraf

6. Buku Sumber

Hardjasudjana, A.S. 2003) Membaca dalam Teori dan Praktik. KARUNIKA.

Nurhadi (2004) Membaca Cepat dan Efektif (Teori dan Latihan). Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Soedarso (1988) Speed Reading: Sistem Membaca Cepat dan Efektif. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Tarigan, H.G. (1983) Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Westwood, P. (2008) What Teachers Need to Know About Reading and Writing Difficulties. Camberwell: ACER Press. 5

Zuchdi, Darmiyati. 2007. Srtategi Meningkatkan Kemampuan Membaca. UNY Press. Yogyakarta

Triono.  2007. Model Pembelajaran Inovatif. Prestasi Pustaka: Jakartaa

Badudu (1971) Pelik-pelik Bahasa Indonesia (Tata Bahasa). Bandung: Pustaka Prima.

Badudu (1979) Membina Bahasa Indonesia Baku. Bandung: Pustaka Prima.

Badudu, J.S. (1990) Buku Panduan Penulisan Tata Bahasa Indonesia untuk SekolahmMenengah Pertama. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa-Depdikbud (diktat dalam penerbitan).

Departemen Pendidikan Nasional (2003) Kurikulum 2004: Standar Kompetensi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Tersedia online di http://www.puskur.or.id

Fokker, A.A. (1960) Pengantar Sintaksis Indonesia (terjemahan Djonhar). Jakarta: Pradnya Paramita. 7

Ramlan, M. (1967) Ilmu Bahasa Indonesia: Morfologi. Yogyakarta: CV. Karyono.

Ramlan, M. (1981) Ilmu Bahasa Indonesia: Sintaksis. Yogyakarta: CV. Karyono.

Ratna, N.K. (2004) Teori, Metode dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Razak, A. (1985) Kalimat Efektif: Struktur, Gaya dan Variasi. Jakarta: Gramedia.

7. Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan

Perte-muan Tujuan Pembelajaran Khusus Pokok Bahasan / Subpokok Bahasan Pembelajaran dan Media Tugas dan Latihan Evaluasi Buku Sumber
1 2 3 4 5 6 7
1 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu memahami dan mengajarkan konsep membaca lanjut  Mengeja

 Membaca cepat tanpa bunyi, tanpa menggumam, tanpa menggerakkan bibir, tanpa diucapkan di dalam hati

 Lembar peraga

 Alat peraga

 Media massa

 Tugas membaca

 Tugas menulis

 Evaluasi ihwal lingkup keterampilan membaca lanjut dan pengembangan instruksionalnya Kurikulum 2004: Standar Kompetensi

 Harjasujana 1988

Speed Reading, Sosdarso, 2006

2 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatihkan teori skiming  Menyimpulkan paragraf

 Latihan skiming dengan membaca paragraf

 Media massa

 Alat peraga menyimak

 Lembar peraga menyimak

 Proyektor

 Tugas membaca skiming

 Tugas simulasi pengajaran skiming

 Evaluasi berkenaan dengan kemampuan skiming Kurikulum 2004: Standar Kompetensi

 Soedarso (1988) Speed Reading: Sistem Membaca Cepat dan Efektif

Perte-muan Tujuan Pembelajaran Khusus Pokok Bahasan / Subpokok Bahasan Pembelajaran dan Media Tugas dan Latihan Evaluasi Buku Sumber
3 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatihkan teori skaning  Mencari kata dalam paragraf

 Latihan skaning dengan membaca paragraf

 Lembar peraga (gambar)

 Proyektor

 Tugas membaca skaning

 Tugas simulasi pengajaran skaning

 Evaluasi berkenaan dengan kemampuan skaning  Nurhadi (2004) Membaca Cepat dan Efektif (Teori dan Latihan)
4 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatih teori SQ3R.  Uraian teknik SQ3R

 Membaca paragraf dengan cepat menggunakan SQ3R

 Lembar peraga

 Alat peraga

 Media massa berisi berita penting: kebersihan, korupsi

 Proyektor

 Tugas membaca SQ3R

 Tugas simulasi pengajaran SQ3R

 Evaluasi berkenaan dengan kemampuan SQ3R  Harjasujana, A.S. 1988 Kemampuan Membaca: Teknik Membaca Efetif dan Efisien.
5 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatihkan strategi ICOLA.  Uraian strategi ICOLA

 Membaca wacana dengan cepat menggunakan strategi ICOLA

 Lembar peraga

 Alat peraga

 Media massa

 Proyektor

 Tugas simulasi pengajaran membaca dengan strategi ICOLA  Evaluasi kemampuan melatihkan membaca dengan strategi ICOLA  Darmiyati, 2006

Strategi Membaca

6 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatihkan strategi KWL.  Uraian strategi KWL

 Membaca wacana dengan cepat menggunakan strategi KWL

 Lembar peraga

 Alat peraga

 Media massa

 Proyektor

 Tugas simulasi pengajaran membaca dengan strategi KWL  Evaluasi kemampuan melatihkan membaca dengan strategi KWL  Westwood, P. (2008) Reading and Writing Difficulties
7 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatihkan strategi dia tampan.  d – ada

 n – ini

 t – itu

 p – apa

 m – mana

 Lembar peraga

 Alat peraga

 Media massa

 Proyektor

 Tugas simulasi pengajaran membaca dengan strategi membaca dia tampan  Evaluasi kemampuan melatihkan membaca dengan strategi dia tampan  Iswara, P.D. (2008) Membaca Alam: Belajar Membaca
8 UTS
9 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatihkan menulis (kalimat).  melatihkan membaca kalimat (frasa dan klausa)

 melatihkan membaca kalimat aktif dan pasif

 kalimat berdasarkan kategori predikat

 Lembar peraga

 Alat peraga

 Media massa

 Proyektor

 Tugas simulasi pengajaran menulis: kalimat (frasa, klausa), aktif-pasif, kalimat berdasarkan kategori predikat  Evaluasi berkenaan dengan kemampuan membuat kalimat Kurikulum 2004: Standar Kompetensi

 Linguistik Umum

 Sintaksis

Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia

Perte-muan Tujuan Pembelajaran Khusus Pokok Bahasan / Subpokok Bahasan Pembelajaran dan Media Tugas dan Latihan Evaluasi Buku Sumber
10 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatihkan menulis kalimat majemuk.  Konjungsi

 Kalimat dengan konjungsi

 Kalimat majemuk

 Lembar peraga

 Alat peraga

 Media massa

 Proyektor

 Membuat kalimat  Evaluasi kemampuan membuat kalimat majemuk  Linguistik Umum

Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia

11 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatihkan menulis pola kalimat.  Definisi S, P, O, Pel, K

 Delapan pola dasar

 Lembar peraga

 Alat peraga

 Media massa

 Proyektor

 Tugas melatih pengajaran menulis setiap pola dasar  Evaluasi kemampuan melatihkan menulis pola kalimat  Linguistik Umum

Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia

12 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatihkan menulis paragraf.  Tema-tema menarik: kebersihan, keadilan, keberanian, keutamaan, kemuliaan

 Teori paragraf (deduksi, induksi)

 Lembar peraga

 Alat peraga

 Media massa

 Proyektor

 Tugas melatih pengajaran menulis huruf kapital, tanda titik, konjungsi pada kalimat majemuk  Evaluasi berkenaan dengan kemampuan melatihkan menulis paragraf  Linguistik Umum

Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia

Pertemuan Tujuan Pembelajaran Khusus Pokok Bahasan / Subpokok Bahasan Pembelajaran dan Media Tugas dan Latihan Evaluasi Buku Sumber
13 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatihkan menulis wacana dan sastra  Tema-tema menarik lainnya

 Teori wacana (narasi, eksposisi, deskripsi, argumentasi, persuasi)

 Puisi, prosa, drama

 Lembar peraga

 Alat peraga

 Media massa

 Proyektor

 Tugas simulasi pengajaran menulis wacana dan sastra (puisi, prosa, drama)  Evaluasi berkenaan dengan kemampuan menulis Teori Sastra

14 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu mengembangkan workshop / lokakarya membaca awal (penilaian)  Presentasi membaca awal dan penilaiannya  Lembar peraga

 Alat peraga

 Media massa

 Proyektor

 Tugas simulasi pengajaran menulis huruf kapital / nonkapital, tanda baca titik, koma, tanda seru, tanda tanya, titik koma, tanda hubung  Evaluasi berkenaan dengan kemampuan menggunakan ejaan dalam menulis  Iswara, P.D. (2008) Membaca Alam: Belajar Mem
Perte-muan Tujuan Pembelajaran Khusus Pokok Bahasan / Subpokok Bahasan Pembelajaran dan Media Tugas dan Latihan Evaluasi Buku Sumber
15 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatihkan workshop / lokakarya membaca lanjutan (penilaian)  Presentasi membaca lanjutan dan penilaiannya  Lembar peraga

 Alat peraga

 Proyektor

 Membaca dan simulasi pengajaran membaca lanjutan  Evaluasi berkenaan dengan kemampuan membaca lanjutan  Soedarso (1988) Speed Reading: Sistem Membaca Cepat dan Efektif
16 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatihkan workshop / lokakarya menulis awal (penilaian)  Presentasi menulis awal dan penilaiannya  Lembar peraga

 Alat peraga

 Proyektor

 Tugas bermain drama

 Tugas simulasi pengajaran drama

 Evaluasi berkenaan dengan kemampuan menulis awal  Hernowo, (2003) Quantum Writing
17 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu melatihkan workshop / lokakarya menulis lanjut (penilaian)  Presentasi menulis lanjut dan penilaiannya  Lembar peraga

 Alat peraga

 Proyektor

 Tugas diskusi kesukaran fisik dan psikis

 Tugas laporan ihwal kesukaran fisik dan psikis

 Evaluasi berkenaan dengan kemampuan menulis lanjut Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia
18 UAS


SILABUS DAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN

MATAKULIAH :STATISTIK PENDIDIKAN

BOBOT : 2 SKS

————————————————————————————–

A. Identitas Mata Kuliah

Mata Kuliah                                   : Statistika Pendidikan

Kode Mata Kuliah                        : PGSD 4051

Jumlah SKS                                   : 2 SKS

Semester                                        : V

Kelompok Mata Kuliah             : Program Studi

Jenjang / Program Studi          : S1 / PGSD

Prasyarat                                        : —

Dosen                                                : Sujak, S.Pd., M.Pd.

B. Identitas Matakuliah

Nama Matakuliah             : Statistik Pendidikan I

Sandi Matakuliah              : PGSD 4005

Semester                               : V

Bobot SKS / JS                    : 2 / 2

C. Matakuliah Prasyarat:

D. Kelompok Matakuliah: Asesmen

E. Kompetensi Inti:

1. Menguasai esensi Riset dan Analisis Data dalam penilaian dan penelitian tindakan kelas

2. Merancang Program Analisis Data Riset dalam Pembelajaran

Sub-Kompetensi

1. Menguasai esensi Riset dan Analisis Data Riset dalam penelitian tindakan kelas

2. Menyusun program Analisis Data Riset dalam penelitian tindakan kelas

3. Menyusun rencana pelaksanaan program Riset dan Analisis Data Riset dalam penilaian hasil belajar

F. Indikator

1. Mahasiswa mampu membedakan istilah statistic dengan statistika.

2. Mahasiswa mampu membuat distribusi frekuensi data tunggal dan data kelompok.

3. Mahasiswa mampu memahami dan membuat grafik histogram, polygon dan ogive.

4. Mahasiswa terampil menggunakan rumus-rumus mean, median, modus

5. Mahasiswa terampil menghitung kwartil, desil, dan  persentil.

6. Mahasiswa mampu memahami range, mean deviasi, dan statndar deviasi

7. Mahasiswa mampu menggunakan rumus standar deviasi

G. Deskripsi Matakuliah

Matakuliah Statistik Pendidikan I mengkaji tentang urgensi statistic dan statistika, hakikat variabel kuantitatif, rumus statitistik deskriptif, rumus-rumus statistic inferensial, rumus-rumus statistic non parametric, menerapkan rumus-rumus statistic untuk analisis data kuantitatif riset bimbingan dan konseling. Di samping itu mahasiswa juga berlatih untuk menerapkan dan menganalisis rumus statitistik deskriptif, rumus-rumus statistic inferensial, rumus-rumus statistic non parametric, menerapkan rumus-rumus statistic untuk analisis data kuantitatif riset bimbingan dan konseling

H. Strategi Pembelajaran

1. Ekspositori

2. Diskusi kelompok

3. Tugas kelompok

4. Tugas individual

5. Berlatih

I. Media Pembelajaran

1. Modul-modul pembelajaran

2. Alat evaluasi diri

3. Lembar latihan

4. Powerpoint/ LCD

J. Evaluasi

1. Jenis Evaluasi:

a. Tugas tersruktur individual meliputi: (a) portofolio hasil latihan analisis data; (b) latihan menerapkan rumus statistic untuk variabel riset dalam bimbingan dan konseling (c) resume hasil analisis dari skripsi

b. Tugas terstruktur kelompok meliputi: (a) merancang model analisis data (b) merancang model penerapan statistic dalam analisis data riset dalam Bimbingan dan Konseling

c. Tes Formatif

d. Tes Akhir Semester

e. Partisipasi dalam kegiatan tugas latihan di tempat (kelas)

2. Pelaksanaan Evaluasi    :

a. Tes Formatif                        : 5 kali – bobot = 35 %

b. Tes Akhir Semester          : 2 kali – bobot = 35 %

c. Partisipasi mahasiswa     :  – bobot = 15 %

d. Tugas Kelompok                : 1 kali – bobot = 15 %

e. Tugas Individual                : 2 kali – bobot = 15 %

K. KEPUSTAKAAN

TIM UM PRESS. 1999. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian. UM Pres. Malang

Surahmad, Winarno. 1999. Pengantar Penelitian Ilmiah, Dasar, Metode, Teknik. Tarsito: Bandung

Arikunto, Suharsiwi. 2000. Prosedur Penelitian. Rinika Cipta: Bandung.

Milles, C. 2001. Analisis Data Kuantitatif. UGM: Yogyakarta.

Hariyadi, M. 2009. Statistik Pendidikan. Prestasi Pustaka. Jakarta

Hadi, Sutrisno. 1989. Statistik Jilid 1.  ANDI: Yogyakarta

————————————–sjk—————————————

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

PROGRAM S-1 PGSD

Identitas Matakuliah

Nama Matakuliah  : Statistik Pendidikan I

Sandi Matakuliah   : PGSD 4005

Semester                   : 5

SKS / JS                      : 2 / 2

Disajikan pada      : Jenjang S-1 PGSD

Perte-

muan

T u j u a n T o p i k Pengalaman

Belajar

Sumber
1 1. Mengenal sistem perkuliahan

2. Mengenal materi perkuliahan secara umum

  1. Kontrak perkuliahan
  2. Orientasi materi kuliah
1. Mahasiswa mempelajari Silabi matakuliah

2. Mahasiswa mendengarkan penjelasan dosen

kuliah

SAPSilabus mata

2 1. Memahami urgensi Statistik

2. Mengenal pengerti an statistic dan statistika

3. Mengenal manfaat statistic dlm. riset

  1. Urgensi statistic pendidikan I
  2. Pengertian Statistik dan statistika
  3. Manfaat Statistik
  4. Mahasiswa men-dengarkan infor-masi dari dosen
  5. Mahasiswa berta-nya pada dosen
Hadi,S.1989

Hariyadi, 2009

3.
  1. Mengenal teknik penyajian data kuantitatif
Penyajian Data Kuantitatif
  1. Mahasiswa men-dengarkan infor-masi dari dosen
  2. Mahasiswa mengerjakan tugas di kelas
Hadi,S.1989

Hariyadi, 2009

4.
  1. Memahami prosedur penyajian data secara grafis
Penyajian Data  Kuantitatif

secara grafis

  1. Mahasiswa mempelajari materi
  2. Mahasiswa men diskusikan tugas yang diberikan
Hadi,S.1989

Hariyadi, 2009

5. 1. Mampu menganalisis data secara deskriptif Analisis tendensi sentral
  1. Mahasiswa mempelajari materi
  2. Mahasiswa mengerjakan tugas di kelas
Hadi,S.1989

Hariyadi, 2009

6. 1. Mampu menganalisis data secara deskriptif Analisis tendensi sentral 1. Mahasiswa

mempelajari

materi

2. Mahasiswa

mengerjakan

tugas di kelas

Hadi,S.1989

Hariyadi, 2009

7.
  1. Mengenal prestasi diri

2   Memiliki keteram-

pilan dalam

mengenal diri

  1. Tes Formatif 1
  2. Latihan
  1. Mahasiswa men dengarkan informasi dari dosen
  2. Mahasiswa ber-tanya pd dosen
8.
  1. Memahami analisis kuartil, desil dan prosentil
  2. Memahami analisis rerata deviasi, standart deviasi
1. Analisis kuartil, desil

dan prosentil

2. Analisis rerata

deviasi, standart

deviasi

  1. Mahasiswa men dengarkan informasi dari dosen
  2. Mahasiswa ber-tanya pd dosen.
Hadi,S.1989

Hariyadi, 2009

9.
  1. Memahami analisis kuartil, desil dan prosentil
  2. Memahami analisis rerata deviasi, standart deviasi dan z-score
1. Latihan analisis

kuartil, desil

dan prosentil

2. Latihan analisis

rerata , deviasi,

standart deviasi

  1. Mahasiswa mengerjakan tugas analisis kuartil, desil dan prosentil
  2. Mahasiswa mengerjakan tugas analisis rerata deviasi, standart deviasi dan z-score
Hadi,S.1989

Hariyadi, 2009

10
  1. Mengenal prestasi diri
  2. Memiliki keteram-pilan dalam mengenal diri
1. Tes Formatif 2

2. Latihan

1. Mengerjakan tes formatif

2. Berlatih mengenal diri

SILABUS DAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Kajian Kurikulum bahasa Indonesia

Bobot SKS      : 2

Dosen              : Sujak, S.Pd., M.Pd

RANCANGAN MUTU PERKULIAHAN(RMP)

1. Identitas Mata Kuliah

a. Nama Mata Kuliah                       : Kajian Kurikulum Bahasa Indonesia

b. Kode Mata Kuliah                          : PGSD-BIN4001

c. Status Mata Kuliah                       :

d. Jenjang Studi                                 : S1

e.  Semester/Tahun Akademik      : V

f. Jurusan/Proram Studi                  : PGSD/ S1 PGSD

g. Fakultas                                            :

i. Prasyarat Minimum                      :

j. Jumlah SKS                                      : 2 SKS

2. Deskripsi Mata Kuliah

Isi pokok mata kuliah ini adalah:

a.       Struktur Kurikulum SD

b.      Pendekatan tematik di SD

c.       Fungsi dan Tujuan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

d.      Ruang Lingkup Kompetensi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

e.       Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Bahasa Indonesia

f.        Materi Pelajaran Bahasa Indonesia

g.       Pendekatan Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

h.       Pendekatan Tematik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

i.         Penyusunan Silabus dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

j.        Penyusunan Rencana Program Pembelajaran dalam Mata Pelajaran bahasa Indonesia.

3.   Manfaat Mata Kuliah

Mata Kuliah ini bermanfaat bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi sebagai calon guru yang profesional. Guru yang profesional memahami kurikulum yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan mampu mengembangkannya dalam pembelajaran, sesuai dengan kebutuhan, potensi, dan ciri khas daerah. Di samping itu, mata kuliah ini membekali mahasiswa tentang karakeristik pembelajaran, sehingga mahasiswa mampu menyusun perencanaan pembelajaran yang spesifik dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan perencanaan. Hal ini akan merangsang mahasiswa untuk menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran, terutama dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia.

4. Tujuan Mutu Perkuliahan Umum

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat:

a.        mendemonstrasikan struktur kurikulum SD;

b.        menjelaskan  hakikat pendekatan tematik di SD;

c.        menceritakan kembali fungsi dan tujuan mata pelajaran bahasa Indonesia;

d.        membaca bagan ruang lingkup kompetensi dalam mata pelajaran bahasa Indonesia;

e.       membaca dengan kritis SKKD mata pelajaran bahasa Indonesia;

f.          mengidentifikasikan dan mengklasifikasikan materi pelajaran bahasa Indonesia;

g.         menjelaskan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesiah.       mendemonstrasikan pendekatan tematik dalam mata pelajaran bahasa Indonesia;

i.           menyusun silabus dalam mata pelajaran bahasa Indonesia;

j.          menyusun RPP dalam mata pelajaran bahasa Indonesia.

5. Strategi Perkuliahan

a. Susunan Materi Perkuliahan

Pert. Pokok Bahasan Sub Pokok bahasan Strategi Media
1 Pengantar 1. Orientasi Mata   Kuliah

2. Kontrak kuliah

CeramahTanya Jawab LCD

Silabus

II Struktur Kurikulum SD 1.    Jumlah Mata Pelajaran

2.    Alokasi waktu3.    Muatan kurikulum

CeramahDiskusiTanya jawab LCD

Buku Kurikulum

III Pendekatan Tematik 1. Pengertian

2. Keterkaitan antar mata pelajaran

3. Penerapan

CeramahDemonstrasiTanya jawabPraktik Bagan
IV Fungsi dan Tujuan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia 1.    Fungsi MP Bahasa Indonesia

2.    Tujuan MP Bahasa Indonesi

CeramahTanya JawabDiskusi LCD/OHP
V Ruang Lingkup Mata Pelajaran Bahasa Indonesia 1.     Kemampuan berbahasa

2.      Kemampuan Bersastra

Ceramah

Tanya Jawab

tugas

Bagan
VI Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Bahasa Indonesia (1) 1.      Pengetian SK dan KD

2.      Ruang Lingkup SK KD bahasa Indonesia

Demonstrasi

Ceramah

Tugas

SKKDLCD
VII Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Bahasa Indonesia (2) 1.      Identifikasi KKD Kemampuan bersastra

2.     Idenifikasi SKKD kemampuan berbahasa

Tugas

Ceramah

Demonstrasi

Form Isian
VII Ujian Tengah Semester - Tulis Soal
IX Identifikasi Materi Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia 1.      Pengetian materi pelajaran

2.      Materi kemampuan berbahasa

3.      Materi kemampuan bersastra

Ceramah

TUgas

demonstrasi

SKKDLCD
X Pengembangan  Materi pelajaran bahasa dan sastra Indonesia 1.      Materi Mendengarkan

2.    Materi Berbicara

3.    Materi Membaca

4.    Materi Menulis

LatihanCermahmodelTanya jawab Form isian
XI Pendekatan Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia 1.    Pengertian

2.    Konsep Dasar

3.     Contoh-contoh penerapan dalam pembelajaran

CeramahTanya jawabSimulasi LCDModel
XII Pendekatan Tematik dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia 1.    Pengertian

2.    Konsep Dasar

3.    Contoh Penerapan dalam pembelajaran

CeramahTanya jawabSimulasi Baan
XIII Penyusunan Silabus Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (1) 1.    Hakikat Silabus

2.    Berbagai model

3.    Unsur Silabus

DemonstrasiCeramahTanya jawab Form SilabusContoh Silabus
XIV Penyusunan Silabus Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia (2) 1.    Memilih SKKD

2.    Menyusun Silabus

CeramahTanya JawabWorkshop Form SilabusLCD
XV Penyusunan Rancangan Program Pembelajaran 1.    Hakikat RPP

2.    Penyusunan RPP

CeramahTanya JawabWorkshop Contoh RPPForm RPPLCD
XVI Ujian Akhir Semester - Tulis Soal

SILABUS MATA KULIAH

Program Studi                         : PGSD

Kode Mata Kuliah                  : 104202

Nama Mata Kuliah                  : Psikologi Umum

Jumlah SKS                                : 2 (dua)

Semester                                     : I (satu)

Mata Kuliah Pra Syarat           : -

Deskripsi Mata Kuliah            : Salah satu pendekatan guru dalam proses pembelajaran adalah pendekatan psikologis. Oleh sebab itu, guru harus memahami sifat-sifat umum yang dimiliki pada peserta didik. Melalui mata kuliah psikologi umum ini mahasiswa diharapkan memahami gejala-gejal umum jiwa manusia serta implementasinya dalam proses pembelajaran. Materi mata kuliah ini antara lain mencakup: (1) Hakikat psikologi, (2) aliran-aliran dalam psikologi, (3) gejala kognisi, (4) gejala emosi, (5) gejala konasi, (6) gejala campuran, (7) berpikir, (8) inteligensi, (9) manusia dan lingkungan.

Standar kompetensi                : Memahami hakikat gejala-gejala umum jiwa manusia dan implimentasinya dalam proses pembalajaran.

Kompetensi Dasar Indikator Pengalaman Pembelajaran Materi Ajar Waktu Alat/Bahan/Sumber Belajar Penilaian
1.Memahami hakikat psikologi

2.Memahami kedudukan psikologi bagi ilmu-ilmu lain

3.Memahami ruang lingkup psikologi.

1.Menjelaskan hakikat psikologi

2.Menjelaskan kedudukan psikologi bagi ilmu-ilmu lain

3.Menjelaskan ruang lingkup psikologi.

1.Mekaji hakikat psikologi

2.Mendiskusikan kedudukan psikologi bagi ilmu-ilmu lain

3.Menjelaskan ruang lingkup psikologi.

1.hakikat psikologi

2.kedudukan psikologi bagi ilmu-ilmu lain

3.ruang lingkup psikologi.

200’ OHP, LCD, Laptop

Abu Ahmadi. 2003, Psikologi Umum, Jakarta: Rineka Cipta

Patty dkk,. 2003, Pengantar Psikologi Umum, Surabaya: Usaha Nasional

Sumadi Suryabrata. 1995, Psikologi Pendidikan, Jakarta: CV Rajawali

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami macam-macam psiklogi dan penerapannya

2.Memahami hakikat metode yang digunakan dalam psikologi

1.Menjelaskan macam-macam psiklogi dan penerapannya

2.Medeskripsikan hakikat metode yang digunakan dalam psikologi

1.Mendiskusikan macam-macam psiklogi dan penerapannya

2.Mengkaji metode yang digunakan dalam psikologi

1.Macam-macam psiklogi dan penerapannya

2.Metode yang digunakan dalam psikologi

100’ OHP, LCD, Laptop

Abu Ahmadi. 2003, Psikologi Umum, Jakarta: Rineka Cipta

Patty dkk,. 2003, Pengantar Psikologi Umum, Surabaya: Usaha Nasional

Sumadi Suryabrata. 1995, Psikologi Pendidikan, Jakarta: CV Rajawali

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami konsep dasar aliran assosiasi

2.Memahami  konsep dasar aliran gestalt

3.Memahami konsep dasar aliran behaviorisme

4.Memahami konsep dasar aliran ilmu jiwa pikir

1.Menjelaskan konsep dasar aliran assosiasi

2.Menjelaskan konsep dasar aliran gestalt

3.Menjelaskan konsep dasar aliran behaviorisme

4.Menjelaskan konsep dasar aliran ilmu jiwa pikir

1.Mengkaji konsep dasar aliran assosiasi

2.Mengkaji konsep  dasar aliran gestalt

3.Mendeskripsikan konsep dasar aliran behaviorisme

4.Mendeskripsikankonsep dasar aliran ilmu jiwa pikir

1.Aliran assosiasi

2.Aliran gestalt

3.Aliran behaviorisme

4.Aliran ilmu jiwa pikir

200’ OHP, LCD, Laptop

Abu Ahmadi. 2003, Psikologi Umum, Jakarta: Rineka Cipta

Patty dkk,. 2003, Pengantar Psikologi Umum, Surabaya: Usaha Nasional

Sumadi Suryabrata. 1995, Psikologi Pendidikan, Jakarta: CV Rajawali

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami hakikat gejala pengamatan

2.Memahami hakikat gejala tanggapan

3.memahami hakikat gejala ingatan

4.Memahami hakikat gejala fantasi

5.Memahami hakikat gejala intuisi

1.Mendeskripsikan hakikat gejala pengamatan

2.Mendeskripsikanhakikat gejala tanggapan

3.memahami hakikat gejala ingatan

4.Menjelaskan hakikat gejala fantasi

5.Menjelaskan hakikat gejala intuisi

1.Mendiskusikan hakikat gejala pengamatan

2.Mengkaji hakikat gejala tanggapan

3.Mengkaji hakikat gejala ingatan

4.Mengkaji hakikat gejala fantasi

5.Mengkaji hakikat gejala intuisi

1.Gejala pengamatan

2.Gejala tanggapan

3.Gejala ingatan

4.Gejala fantasi

5.Gejala intuisi

200’ OHP, LCD, Laptop

Abu Ahmadi. 2003, Psikologi Umum, Jakarta: Rineka Cipta

Patty dkk,. 2003, Pengantar Psikologi Umum, Surabaya: Usaha Nasional

Sumadi Suryabrata. 1995, Psikologi Pendidikan, Jakarta: CV Rajawali

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami hakikat perasaan

2.Memahmi dimensi perasaan

3.Memahami gejala perasan

4.Memahami macam-macam perasaan

5.Memahami masalah-masalah praktis tentang perasaan

1.Mendeskripsikanhakikat perasaan

2.Mendeskripsikan dimensi perasaan

3.Mendeskripsikangejala perasan

4.Mendeskripsikan macam-macam perasaan

5.Mendeskripsikanmasalah-masalah praktis tentang perasaan

1.Mengkaji hakikat perasaan

2.Mengkaji dimensi perasaan

3.Mengkaji gejala perasan

4.Mendiskusikan macam-macam perasaan

5.Mendiskusikan masalah-masalah praktis tentang perasaan

1.Hakikat perasaan

2.Dimensi perasaan

3.Gejala perasan

4.Memahami macam-macam perasaan

5.Masalah-masalah praktis tentang perasaan

200’ OHP, LCD, Laptop

Abu Ahmadi. 2003, Psikologi Umum, Jakarta: Rineka Cipta

Patty dkk,. 2003, Pengantar Psikologi Umum, Surabaya: Usaha Nasional

Sumadi Suryabrata. 1995, Psikologi Pendidikan, Jakarta: CV Rajawali

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami hakikat kemauan

2.Memahami hakikat hasrat

3.memahami hubungan hasrat dan kemauan

4.Memahami hakaaikat motif dan perkembangannya

1.Menjelaskan hakikat kemauan

2.Mendeskripsikan hakikat hasrat

3.Menjelaskan hasrat dan kemauan

4.Menjelaskan hakikat motif dan perkem-

Bangannya

1.Mengkaji hakikat kemauan

2.Mengkaji hakikat hasrat

3.Mengkaji hubungan hasrat dan kemauan

4.Mendiskusikan hakikat motif dan perkem-

Bangannya

1.Hakikat kemauan

2.Hakikat hasrat

3.Hubungan hasrat dan kemauan

4.Hakikat motif dan perkembangannya

100’ OHP, LCD, Laptop

Kartiti Kartono. 1999, Psikologi Perkembangan Anak, Bandung : Mandar Maju

Sumadi Suryabrata. 1995, Psikologi Pendidikan, Jakarta: CV Rajawali

Zuhairini dkk. 1980, Ilmu Jiwa Umum, Surabaya : Usaha Nasional

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
5.Memahami hakikat kemauan

6.Memahami hakikat hasrat

7.memahami hubungan hasrat dan kemauan

8.Memahami hakaaikat motif dan perkembangannya

1.Menjelaskan hakikat kemauan

2.Mendeskripsikan hakikat hasrat

3.Menjelaskan hasrat dan kemauan

4.Menjelaskan hakikat motif dan perkem-

Bangannya

1.Mengkaji hakikat kemauan

2.Mengkaji hakikat hasrat

3.Mengkaji hubungan hasrat dan kemauan

4.Mendiskusikan hakikat motif dan perkem-

Bangannya

1.Hakikat kemauan

2.Hakikat hasrat

3.Hubungan hasrat dan kemauan

4.Hakikat motif dan perkembangannya

1.Memahami hakikat perhatian

2.Memahami hakikat konsep dasar kelelahan

3.memahami hakikat sugesti

1.Menjelaskan hakikat perhatian

2.Mendeskripsikan hakikat hakikat kelelahan

3.Menjelaskan hakikat sugesti

1.Mengkaji hakikat perhatian

2.Mengkaji hakikat kelelahan

3.Mengkaji hakikat sugesti.

1.Hakikat perhatian

2.Hakikat kelelahan

3.Hakikat sugesti

100 OHP, LCD, Laptop

Abu Ahmadi. 2003, Psikologi Umum, Jakarta: Rineka Cipta

Patty dkk,. 2003, Pengantar Psikologi Umum, Surabaya: Usaha Nasional

Sumadi Suryabrata. 1995, Psikologi Pendidikan, Jakarta: CV Rajawali

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami hakikat berpikir

2.Memahami proses berpikir

3.memahami bentuk dan tingkat berpikir

4.Memahami hakikat inteligensi

5.Memahami cara mengukur tingkat inteligensi

1.Menjelaskan hakikat berpikir

2.Mendeskripsikan proses berpikir

3.Menjelaskan bentuk dan tingkat berpikir

4.Menjelaskan hakaiakat inteligensi

5.Mendeskripsikan cara mengukur tingkat inteligensi.

1.Mengkaji hakikat berpikir

2.Mendiskusikan proses berpikir

3.Mengkaji bentuk dan tingkat berpikir

4.Mengkaji hakaiakat inteligensi

5.Mendiskusikan cara mengukur tingkat inteligensi.

1. hakikat berpikir

2. proses berpikir

3.bentuk dan tingkat berpikir

4.hakikat inteligensi

5.cara mengukur tingkat inteligensi

200 OHP, LCD, Laptop

Kartiti Kartono. 1999, Psikologi Perkembangan Anak, Bandung : Mandar Maju

Sumadi Suryabrata. 1995, Psikologi Pendidikan, Jakarta: CV Rajawali

Zuhairini dkk. 1980, Ilmu Jiwa Umum, Surabaya : Usaha Nasional

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami hakikat manusia dan pembawaan

2.Memahami hakliklat lingkungan dan kehidupan

1.Menjelaskan hakikat manusia dan lingkungan

2.Mendeskripsikan hakikat manusia dan lingkungan kehidupan

1.Mengkaji hakikat manusia dan lingkungan

2.Mendiskusikan hakikat manusia dan lingkungan kehidupan

1.hakikat manusia dan lingkungan

2.hakikat manusia dan lingkungan kehidupan

100 OHP, LCD, Laptop

Kartiti Kartono. 1999, Psikologi Perkembangan Anak, Bandung : Mandar Maju

Sumadi Suryabrata. 1995, Psikologi Pendidikan, Jakarta: CV Rajawali

Zuhairini dkk. 1980, Ilmu Jiwa Umum, Surabaya : Usaha Nasional

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif

————————–sjk——————————-

SILABUS MATA KULIAH

Program Studi                     : S1 PGSD

Kode Mata Kuliah              : 209402

Nama Mata Kuliah            : Perkembangan Peserta Didik

Jumlah SKS                           : 2 (dua)

Semester                               : II (dua)

Mata Kuliah Pra Syarat    : -

Deskripsi Mata Kuliah : Guru dalam melaksanakan tugas proses pembelajaran bertujuan agar peserta didiknya menguasai materi yang diajarkan baik dalam aspek kognitif, afektif maupun psikomotorik. Untuk mencapai tujuan tersebut secara maksimal, guru wajib memahami siapa peserta didik baik dari aspek biologis, psikologis, sosial emosional dan kedudukan peserta didik dalam selama proses pembelajaran itu berlangsung. Maka mata kuliah Perkembangan Peserta Didik memberikan kompetensi pentingnya guru memahami kakikat pesrta didik secara mendasar dan luas baik pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah termasuk SMP/SLTA. Maka mata kuliah Perkembangan Peserta Didik dibakukan sebagai mata kuliah wajib bagi setiap Progam Studi FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. Materi mata kuliah ini mencakup: 1. karakteristik peserta didik dari masing-masing jenjang pendidikan yang meliputi aspek (a) biologis, (b) kognitif, (c) afektif, (d) psikomotorik, (e) sosial, (f) emosional, (f) moral, dan (g) bahasa. 2. Implementasi hakikat peserta didik dalam proses pembelajaran dan bimbingan di sekolah.

Kompetensi : Memahami hakikat peserta didik baik pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah serta implementasi dalam proses pembelajaran dan bimbingan di sekolah.

Kompetensi Dasar Indikator Pengalaman Pembelajaran Materi Ajar Waktu Alat/Bahan/Sumber Belajar Penilaian
1.Memahami hakikat peserta didik

2.Memahami hakikat peserta didik menurut pandangan anthropologi  dan islam

3.Memahami kedudukan  peserta didik dalam proses pembelajaran.

Setelah mengikuti perkuliahan mhs  diharapkan mampu:

1.menjelaskan hakikat peserta didik

2.mendeskripsikan hakikat peserta didik menurut pandangan anthropologi.

3.menjelaskan hakikat peserta didik menurut pandangan islam

4.mendeskripkan kedudukan peserta didik dalam proses pembelajaran.

1.mengkaji hakikat peserta didik

2.mendiskusikan hakikat peserta didik menurut pandangan anthropologi.

3.mendiskusikan hakikat peserta didik menurut pandangan islam

4.mengkaji kedudukan  peserta didik dalam proses pembelajaran.

1.hakikat peserta didik

2.hakikat peserta didik menurut pandangan anthropologi.

3.hakikat peserta didik menurut pandangan islam

4.kedudukan peserta didik dalam proses pembelajaran.

200’ OHP, LCD, Laptop

Kartini Kartono, 1999. Psikologi Perkembangan Anak, Bandung: bandar Maju

Mulyani Sumantri, Nana Syaodih, 2006. Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: UT.

Rubino Rubiyanto dkk. 2003, Landasan Kependidikan, Surakarta: Muhammadiyah University Press

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami hakikat pertumbuhan dan perkembangan

2.Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan

3.Memahami hukum-hukum pertumbuhan dan perkembangan.

1.Menjelaskan hakikat pertumbuhan dan perkembangan

2.Mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan

3.Menjelaskan hukum-hukum pertumbuhan dan perkembangan.

1.mengkaji hakikat pertumbuhan dan perkembangan

2.Mendiskusikan

faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan

3.Mengkaji hukum-hukum pertumbuhan dan perkembangan.

1.Hakikat pertumbuhan dan perkembangan

2.Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan

3.Hukum-hukum pertumbuhan dan perkembangan

100’ OHP, LCD, Laptop

Hendriati Agustin. 2006, Psikologi Perkembangan, Bandung: Aditama

Monk Knoers, Siti Rahayu H. 1998, Psikologi Perkembangan, Yogyakarta: Gajah Mada.

Reni Akbar H. 2001, Psikologi Perlkembangan Anak,Jakarta: Grafindo

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami karakteristik Anak Usia Dini (AUD)

2.Memahami perkembangan AUD

3.Memahami permasalahan AUD

1.Mendeskripsikan karakteristik Anak Usia Dini (AUD)

2.Menjelaskan perkembangan AUD

3.Mendeskripsikan permasalahan AUD

1.Mengkaji karakteristik Anak Usia Dini (AUD)

2.Mendiskusikan perkembangan AUD

3.Mengkaji permasalahan AUD

1.Karakteristik Anak Usia Dini (AUD)

2.Perkembangan AUD

3.Permasalahan AUD

100’ OHP, LCD, Laptop

Abin Syamsudin Makmun. 2003, Psikologi Pendidikan, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Elizabeth B. Hurlock. 1993, Psikologi Perkembangan, Jakarta: Erlangga

Slamet Suryanto. 2005, Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini, Jakarta: Dirjen Dikti.

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami pertumbuhan jasmani Anak Usia Sekolah Dasar (SD)

2.Memahami perkembangan intelek dan perasaan Anak Usia SD

3.Memahami perkembangan bahasa anak usia SD

4.Memahami perkembangan aspek sosial, moral dan sikap anak usia SD.

1.Menjelaskan pertumbuhan jasmani Anak Usia Sekolah Dasar (SD)

2.Mendeskripsikan perkembangan intelek dan perasaan Anak Usia SD

3.Mendeskripsikan perkembangan bahasa anak usia SD

4.Mendeskripsikan perkembangan aspek sosial, moral dan sikap anak usia SD.

1.Mengkaji pertumbuhan jasmani Anak Usia Sekolah Dasar (SD)

2.Mendiskusikan perkembangan intelek dan perasaan Anak Usia SD

3.Mengkaji perkembangan bahasa anak usia SD

4.Mengkaji perkembangan aspek sosial, moral dan sikap anak usia SD.

1.Pertumbuhan jasmani Anak Usia Sekolah Dasar (SD)

2.Perkembangan intelek dan perasaan Anak Usia SD

3.Perkembangan bahasa anak usia SD

4.Perkembangan aspek sosial, moral dan sikap anak usia SD.

200’ OHP, LCD, Laptop

Aliah B. Purwaka-nia Hasan. 2006, Psikologi Perkembangan Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada

Mulyani Sumantri, Nana Syaodih, 2006. Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: UT.

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami karakteristik Anak Usia Sekolah Menengah

2.Memahami perbedaan individu  Anak Usia Sekolah Menengah

3.Memahami kebutuhan anak usia Sekolah Menengah

4.Memahami permasalahan nak usia Sekolah Menengah

1.Mendeskripsikan karakteristik Anak Usia Sekolah Menengah

2.Menjelaskan perbedaan individu Anak Usia Sekolah Memengah

3.Mendeskripaikan berbagai kebutuhan anak usia Sekolah Menengah

4.Mendeskripkan berbagai permasalahan anak usia Sekolah Menengah

1.Mengkaji karakteristik Anak Usia Sekolah Menengah

2.Mendiskusikan perbedaan individu pada Anak Usia Sekolah Menengah

3.Mengkaji berbagai kebutuhan nak usia Sekolah Menengah

4.Mengkaji  permasalahan anak usia Sekolah Menengah

1.Karakteristik Anak Usia Sekolah Menengah

2.Perbedaan individu Anak Usia Sekolah Menengah

3.Kebutuhan anak usia Sekolah Menengah

4.Permasalahan anak usia Sekolah Menengah

200’ OHP, LCD, Laptop

Elizabeth B. Hurlock. 1993, Psikologi Perkembangan, Jakarta: Erlangga

Kartini Kartono, 1999. Psikologi Perkembangan Anak, Bandung: bandar Maju

Mulyani Sumantri, Nana Syaodih, 2006. Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: UT.

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami tugas-tugas perkembangan Anak Usia Dini (AUD)

2.Memahami pendekatan pembelajaran AUD

3.memahami setting lingkungan pembelajaran AUD

1.Mendeskripsikan tugas-tugas perkembangan Anak Usia Dini (AUD)

2.Menjelaskan pendekatan pembelajaran AUD

3.Menjelaskan setting lingkungan pembelajaran AUD

1.Mengkaji tugas-tugas perkembangan Anak Usia Dini (AUD)

2.Mengkaji pendekatan pembelajaran AUD

3.Mendiskusikan setting lingkungan pembelajaran AUD

1.Tugas-tugas perkembangan Anak Usia Dini (AUD)

2.Pendekatan pembelajaran AUD

3.Setting lingkungan pembelajaran AUD

200’ OHP, LCD, Laptop

Ernawulan, Syaodih. 2005, Bimbingan di TK, Jakarta: Diknas dikti

Mulyani Sumantri, Nana Syaodih, 2006. Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: UT.

Slamet Suryanto. 2005, Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini, Jakarta: Dirjen Dikti.

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami karakeristik anak usia SD

2.Memahami tugas-tugas perkembangan anak usia SD

3.Memahami cara penyelenggaraan pendidikan pada jenjang SD.

1.Mendeskripsikan karakeristik anak usia SD

2.Mendeskripsikan tugas-tugas perkembangan anak usia SD

3.Menjelaskan cara penyelenggaraan pendidikan pada jenjang SD.

1.Mengkaji karakeristik anak usia SD

2.Mendiskusikan tugas-tugas perkembangan anak usia SD

3.Mengkaji cara penyelenggaraan pendidikan pada jenjang SD.

1.Karakeristik anak usia SD

2.Tugas-tugas perkembangan anak usia SD

3.Cara penyelenggaraan pendidikan pada jenjang SD.

100’ OHP, LCD, Laptop

Mulyani Sumantri, Nana Syaodih, 2006. Perkem-bangan Peserta Didik, Jakarta: UT.

PP No 19 th 2005 (Standar Nasional Pendidikan), Permen Diknas No. 19 th 2007 (Standar Pengelolaan Pendidikan), Permen Diknas No. 20 th 2007 (Standar Penilaian Pendidikan), Permen Diknas No 24 th 2007 )Standar Sarana Prasarana Pendidikan), Permen Diknas No 39 tahun 2007 (UASBN)

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami karakeristik anak usia Sekolah Menengah

2.Memahami tugas-tugas perkembangan anak usia Sekolah Menengah

3.Memahami cara penyelenggaraan pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah

1.Mendeskripsikan karakeristik anak usia Sekolah Menengah

2.Menjelaskan tugas-tugas perkembangan anak usia Sekolah Menengah

3.Mendeskripsikan cara penyelenggaraan pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah

1.Mengkaji karakeristik anak usia Sekolah Menengah

2.Mendiskusikan tugas-tugas perkembangan anak usia Sekolah Menengah

3.Mengkaji cara penyelenggaraan pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah

1.Karakeristik anak usia Sekolah Menengah

2.Tugas-tugas perkembangan anak usia Sekolah Menengah

3.Cara penyelenggaraan pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah

200’ OHP, LCD, Laptop

Mulyani Sumantri, Nana Syaodih, 2006. Perkem-bangan Peserta Didik, Jakarta: UT.

PP No 19 th 2005 (Standar Nasional Pendidikan), Permen Diknas No. 19 th 2007 (Standar Pengelolaan Pendidikan), Permen Diknas No. 20 th 2007 (Standar Penilaian Pendidikan), Permen Diknas No 24 th 2007 )Standar Sarana Prasarana Pendidikan), Permen Diknas No 39 tahun 2007 (UASBN)

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif
1.Memahami konsep dasar bimbingan di sekolah.

2.Memahami fungsi dan tujuan bimbingan di sekolah.

3.Memahami macam-macam bimbingan di sekolah.

4.Memahami prinsip-prinsip dasar bimbingan di sekolah.

5.Memahami langkah-langkah bimbingan.

6.Memahami peran serta guru dalam layanan bimbingan peserta didik di sekolah.

1.Menjelaskan konsep dasar bimbingan di sekolah.

2.Menjelaskan fungsi dan tujuan bimbingan di sekolah.

3.Mendeskripsikan macam-macam bimbingan di sekolah.

4.Mendeskripsikan prinsip-prinsip dasar bimbingan di sekolah.

5.Menjelaskan langkah-langkah bimbingan.

6.Mendeskripsikan peran serta guru dalam layanan bimbingan peserta didik di sekolah.

1.Mendiskusikan konsep dasar bimbingan di sekolah.

2.Mendiskusikan fungsi dan tuju-an bimbingan di sekolah.

3.Mengkaji macam macam bimbingan di sekolah.

4.Mendiskusikan prinsip-prinsip dasar bimbing- an di sekolah.

5.Mengkaji lang-kah bimbingan.

6.Mendiskusikan peran serta guru dalam layanan bimbingan peserta didik

1.Konsep dasar bimbingan di sekolah.

2.Fungsi dan tujuan bimbingan di sekolah.

3.Macam-macam bimbingan di sekolah.

4.Prinsip-prinsip dasar bimbingan disekolah

5.Langkah-langkah bimbingan.

6.Peran serta guru dalam layanan bimbingan peserta didik di sekolah.

200’ OHP, LCD, Laptop

Prayitno, Erman Amti, 2004, Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling, Jakarta: Rineka Cipta.

Rubino Rubiyanto, dkk, 2007, Layanan Bimbingan Di Sekolah, Surakarta: FKIP UMS

Portofoloio dan tes essay dan tes obyektif

(saring marsudi)

SILABUS MATA KULIAH

Program Studi                        : PGSD

Nama Dosen                         : SUJAK, S.Pd., M.Pd

TIM DOSEN BAHASA INDONESIA

Program Studi                      : S1 PGSD

Kode Mata Kuliah               : MPK 310103

Nama Mata Kuliah              : Bahasa Indonesia

Jumlah Sks                            : 2

Semester                                : 3

Mata Kuliah Pra Syarat         : -

Deskripsi Mata Kuliah           : Mata kuliah bahasa Indonesia sebagai MPK menekankan keterampilan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam ranah membaca, berbicara, menyimak, dan menulis.

Standar kompetensi               : Mahasiswa terampil berbahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dan bahasa Nasional secara baik dan benar untuk menguasai, menerapkan, dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni sebagai perwujudan kecintaan dan kebanggaan terhadap bahasa Indonesia.

Kompetensi dasar Indikator Pengalaman belajar Materi Ajar Waktu Alat/Bahan/Sumber belajar Penilaian
1. Mahasiswa dapat menceritakan secara singkat sejarah perkembangan bahasa Indonesia dan mahasiswa dapat menjelaskan secara singkat pengertian bahasa 1. Mahasiswa mampu  menyebutkan periode singkat sejarah perkembangan bahasa Indonesia

2. mahasiswa mampu menulis batasan mengenai bahasa

3. Mahasiswa mampu memberikan penjelasan singkat mengenai bahasa

4. Mahasiswa mampu menyebutkan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.

Mahasiswa membaca bahan sejarah perkembanagan bahasa Indonesia.

Mahasiswa mendengarkan penjelasan mengenai periode perkembangan bahasa Indonesia.

Mahasiswa mencatat ringkasan.

Mahasiswa mendengarkan penjelasan tentang pengertian bahasa.

mendengarkan tentang penjelasan sejarah bahasa Indonesia

Mahasiswa mendengarkan penjelasan tentang pengertian bahasa

Sejarah bahasa Indonesia

Batasan bahasa

Hakikat kedudukan bahasa Indonesia (sikap penutur bahasa)

100’ Bahan fotokopi sejarah perkembangan bahasa Indonesia dan pengertian bahasa.

Skema sejarah bahasa Indonesia.

Halim dan Yayah (1983).

Marhijanto (t.t.)

Yamilah (1994).

Perilaku harian dan sikap harian
2. Mahasiswa  dapat menyebutkan salah satu hakikat bahasa (beserta contoh) dan menyebutkan salah satu fungsi bahasa (beserta contoh) 1. Mahasiswa dapat menyebutkan hakikat bahasa

2. Mahasiswa dapat menyebutkan fungsi bahasa

3. Mahasiswa dapat memberikan contoh hakikat bahasa

4. mahasiswa dapat membeikan contoh fungsi bahasa.

Mahasiswa mengumpulkan

dan salah satu membacakan hasil tugas rumah mengenai hakikat bahasa

Mahasiswa mengumpulkan tugas rumah contah penggunaan bahasa (yang sudah diarahkan sesuai fungsi bahasa oleh dosen) dan salah satu membacakan.

Mahasiswa mendengarkan penjelasan dosen mengenai hakikat dan fungsi bahasa.

Mahasiswa mencatat secara ringkas hakikat bahasa dan fungsi bahasa

Hakikat bahasa

Fungsi  bahasa

Identifikasi fungsi bahasa

100’ Bahan fotokopi

Tugas yang dikumpulkan mahasiswa

Chaer (1994)

Hidayat (2006)

Perilaku harian

Wawancara

3. Mahasiswa dapat mengidentifikasi bahasa Indonesia ragam ilmu 1. Mahasiswa mampu menyebutkan ragam bahasa

2. Mahasiswa mampu menunjukkan contoh masing-masing ragam bahasa

3. Mahasiswa mampu menjodohkan ragam bahasa dengan kelompok orang yang menggunakan ragam tersebut.

Mahasiswa mendengarkan penjelasan dosen tentang ragam bahasa

Mahasiswa mencatat kelompok manusia yang mempergunakan ragam bahasa.

Batasan ragam bahasa

Ragam bahasa ilmiah

Ragam bahasa bisnis

Ragam bahasa sastra

Ragam Bahasa filosof

Ragam bahasa jurnalistik

100’ Utami (2001)

Widhowati, dkk. (1992)

Prayitno, dkk. (2000)

Ramblan, dkk (1992).

Perilaku harian

wawancara

4. Mahasiswa dapat mengidentifikasikan bahasa Indonesia yang baik dan benar 1. Mahasiswa mampu menulis dengan mempergunakan huruf sesuai ejaan.

2. Mahasiswa mampu menulis dengan mempergunakan tanda baca sesuai dengan ejaan.

3. Mahasiswa mampu menulis dengan mempergunakan istilah sesuai dengan ejaan.

Mahasiswa mendengarkan penjelasan dosen.

Mahasiswa menulis karya dengan menerapkan huruf dan tanda baca sesuai ejaan yang sudah dijelaskan.

Mahasiswa menuliskan istilah baku berdasarkan istilah asing yang didektekan oleh dosen

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah 100’ Widhowati, dkk. (1990)

EYD (2008)

Prayitno, dkk. (2000)

Ramlan, dkk. (1992)

Kridalaksana (2006)

Pedoman Transliterasi Arab-Indonesia.

Wawancara

Perilaku Harian

5. Mahasiswa dapat menulis kalimat efektif 1. Mahasiswa mampu membuat kalimat berstruktur SPO

2, Mahasiswa mampu mengoreksi kesalahan struktur kalimat yang dibuat/dikutip dari bacaan/wawancara

3. Mahasiswa dapat mengedit kalimat yang telah dibuat oleh teman.

4. Mahasiswa dapat membuat paraphrase hasil wawancara/wacana

Mahasiswa mendengarkan penjelasan dosen tentang kalimat efektif

Mahasiswa mendengarkan penjelasan tentang struktur kalimat

Mahasiswa membuat kalimat sendiri.

Mahasiswa mengoreksi kalimat yang telah dibuat.

Mahasiswa

Mengoreksi kalimat yang dikutip dari bahan bacaan/wawancara

Mahasiswa mengoreksi kalimat yang dibuat oleh teman

Mahasiswa membuat paraphrase untuk hasil wawancara/wacana

Batasan kalimat

Struktur kalimat

Pengertian kalimat efektif

100’ Kalimat hasil kutipan mahasiswa

Kalimat hasil tulisan mahasiswa

Badudu

Razak (1994)

Prayitno dkk. (2000)

Keraf (1988)

Natawidjaja (1996)

Perilaku harian

wawancara

6. Mahasiswa dapat menulis paragraf dengan pola pikir yang jelas. 1. Mahasiswa mampu membuat paragraf  berpola pikir induktif

2. Mahasiswa mampu membuat paragraf berpola pikir deduktif.

3. Mahasiswa mengetahui pola pikir dalam paragraf

Mahasiswa mendengarkan penjelasan dosen

Mahasiswa membuat paragraf berpola pikir induktif

Mahasiswa membuat paragraf berpola pikir

Mahasiswa membuat paragraf berdasarkan kalimat yang ada.

Pengertian Paragraf

Pola pikir pagraf

Pengembangan paragraf

100’ Parera, (1987).

Badan Penerbit Undip (1994)

Prayitno, dkk. (2000)

Perilaku harian
7. Mahasiswa dapat menyusun karya ilmiah untuk berbagai kepentingan sesuai dengan ragam ilmu

–PKM, LKTM, proposal, dan laporan penelitian.

1. Mahasiswa mampu mengindentifikasi format karya ilmiah –PKM, LTKM, proposal, PKMI, artikel publikasi, dan laporan penelitian

2. Mahasiswa mampu menyusun salah satu karya ilmiah

3. Mahasiswa mampu proposal penelitian

Mahasiswa membaca berbagai pedoman penulisan karya ilmiah bidang ilmu yang ditekuni

Mahasiswa mendengarkan penjelasan dosen.

Mahasiswa mendiskusikan hasil pembacaan pedoman penulisan karya ilmiah

Mahasiswa menuliskan secara ringkas tentang pedoman berbagai penulisan ragam ilmu

Ragam Bahasa II Pedoman PKM.

Pedoman LKTM

Pedoman PKMI

Pedoman laporan penelitian

Pedoman artikel publikasi

Pedoman proposal penelitian

Bahan fotokopi pedoman PKM dari Dikti.

Pedoman skripsi fakultas di UMS

Prayitno, dkk. (2000)

Pedoman LTKM

Pedoman PKMI

Wawancara

Perilaku harian

8. Mahasiswa dapat menulis sebuah karya ilmiah (untuk  PKMP atau PKMI atau seminar dan diskusi) 1. Mahasiswa mampu menulis topik artikel ilmiah berdasarkan penelitian yang dimiliki atau laporan tugas praktik di laboratorium.

2. Mahasiswa mampu menulis rumusan masalah dari topic yang sudah ditulis.

3. Mahasiswa mampu menulis bagian pendahuluan karya ilmiah

4. Mahasiswa mampu menulis bagian pembasan atau isi karangan

5. Mahasiswa mampu menulis daftar pustaka

6. Mahasiswa mampu menulis kutipan langsung dan tidak langsung dalam karya ilmiah.

Mahasiswa mendengarkan penjelasan dosen

Mahasiswa melakukan konsultasi

Mahasiswa menulis topic karya ilmiah dan didiskusikan dengan dosen.

Mahasiswa menulis bagian rumusan masalah.

Mahasiswa menulis bagian pendahuluan karya ilmiah

Mahasiswa menulis karya ilmiah bagian pembahasan atau isi karangan

Mahasiswa menulis sebuah daftar pustaka

Mahasiswa menulis kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.

Penulisan Karya tulis ilmiah

  1. bagian pemilihan topic dan rumusan masalah
  2. bagian pendahuluan karya ilmiah
  3. bagianpembahasan atau isi karangan
  4. bagian akhir karya tulis, penulisan daftar pustaka, dan penulisan kutipan, dan lampiran
4 x 100’ Sudjana dan Ulung (2001).

Barnum (2000)

Prayitno, dkk. (2000).

Keraf

Badan Penerbit Undip (1994)

Djuroto dan Bambang, (2002)

Indriati, (2001)

Hartono. (2002)

Yamilah dan

Slamet (1994.)

Parera (1987)

Perilaku harian
Wawancara
9. Mahasiswa dapat menyebutkan dan menyajikan jenis ragam lisan ilmiah 1. Mahasiswa mampu menyebutkan ragam lisan ilmiah

2. Mahasiswa mampu membuat sajian lisan berbentuk power point

3. Mahasiswa mampu menjawab pertanyaan ketika presentasi

Mahasiswa mendengarkan penjelasan dosen.

Mahasiswa menyajikan secara lisan karya ilmiah

Mahasiswa membuat presentasi dengan power point

Ragam lisan ilmiah (seminar, workshop, dsb.)

Presentasi hasil karya tulis ilmiah

100’ Karya presentasi karya ilmiah program power point.

Karya imliah hasil mahasiswa

Proposal PKM

Artikel PKMI

Perilaku harian.

Bahan Bacaan

Badan Penerbit Undip. 1994. Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa Pelajaran Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Dasar Umum/Wajib Universitas. Semarang: Badan Penerbit Undip.

Badudu, J.S. 1984. Inilah Bahasa Indonesia Yang Benar. Jakarta: PT Gramedia.

Barnum, Barbara Steven. 2000. Penulisan dan Penerbitan Buku. Pegangan untuk Perawat.Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Chaer, Abdul. 1994. Linguistik Umum. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Djuroto, Totok dan Bambang Suprijadi. 2002. Menulis Artikel dan Karya Ilmiah. Bandung: Rosdakarya.

Fondiller, Shirley H. 2002. Buku Pintar Penulisan Pedoman bagi Profesi Kesehatan. Edisi 2. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Halim, Amran dan Yayah B. Lumintang. 19983. Konggres Bahasa Indonesia III. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Hartono. 2002. Bagaimana Menulis Tesis? Petunjuk Komprehensif tentang Isi dan Proses. Malang: UMM.

Hidayat, Asep Ahmad. 2006. Filsafat Bahasa Mengungkap Haikat Bahasa, Makna dan Tanda. Bandung: PT Rosdakarya.

Indriati, Etty. 2001. Menulis Karya Ilmiah. Artikel, Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Jakarta: PT Gramedia.

Keraf, Gorys. 1982. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: PT Gramedia.

Keraf, Gorys.1988. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia.

Kridalaksana, Harimurti. 2006. Pembentukan Istilah. Jakarta: Gramedia.

Marhijanto, Bambang. T.t. Pintar Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas 1, 2, dan 3. Surabaya: Gitamedia Press.

Natawidjaja, P. Suparman. 1996, Teras Komposisi. Jakarta: Penerbit PT Intemasa.

Parera, Jos Daniel. 1987. Menulis Tertib dan Sistematik. Edisi Kedua. Jakarta: Erlangga.

Prayitno, Harun Joko. Dkk. 2000. Pembudayaan Penulisan Karya Ilmiah. Surakarta: MUP.

Ramlan, M. dkk. 1992. Bahasa Indonesia Yang Salah dan Yang Benar. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.

Razak, Abdul. 1988. Kalimat Efektif: Struktur, Gaya, dan Variasi. Jakarta: PT Gramedia.

Sudjana, H. Nana dan H. Ulung Laksamana. 2001. Menyusun Karya Tulis Ilmiah untuk Memperoleh Angka Kredit. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Utami, Sintowati Rini dan Sudiharto. 2001. Bahasa Indonesia untuk Keperawatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Wedhawati dkk. 1990. Penting Buat Anda. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Yamilah, M. dan Slamet Samsoerizal. 1994. Bahasa Indonesia untuk Pendidikan Tenaga Kesehatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran ECG

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.